Archive for Mei 2012

Emansipasi pria dan wanita

Selasa, 29 Mei 2012 · Posted in

Ngomongin tentang emansipasi Wanita, pastinya langsung tertuju dengan hak wanita yang ingin 'disejajarkan' dengan kaum pria. Okelah gue setuju dengan hak para Wanita yang ingin disejajarkan. Ya atau menurut gue sih secara gak langsung seperti para Wanita yang 'menuntut' kepada dunia agar disejajarkan dengan kaum Pria. Kalo para Wanita menuntut emansipasi Wanita, seharusnya kita para Pria harus punya sebuah hal yang harus diubah dalam kehidupan ini. Kalo emang zaman sekarang wanita dan pria sejajar kedudukannya, kenapa harus cowok duluan yang nembak cewek? kenapa harus cowok duluan yang memulai pedekate?
Terus cewek harus selalu nunggu untuk di deketin sama cowok, cewek harus nunggu ditembak sama cowok. Kenapa cewek gak mau deketin cowok duluan, gak mau nembak duluan. Selalu bilang "Geelaaa, gueh kan cewek, emang gueeh cewek apaan". Gengsinya cewek itu busetdah, mati kipe dah gedenya! Ayolah para wanita di dunia ini, jangan malu untuk menyatakan cinta kepada kami para cowok.

Gue ambil contoh misalnya ada cewek yang bernama Bodong(Buset, cewek macem apa ini namanya begini, ya gpp kalii, kan contoh doank)
Bodong sedang menyukai cowok dan pastinya dia gak berani buat menyatakan cinta. Ya alesannya pasti gengsi, harga diri, atau ntar takut dia dianggep cewek apaan kalo menyatakan rasa sukanya ke cowok.
Si Bodong misalnya adalah seorang Mahasiswi yang naksir sama salah satu Mahasiswa di kampusnya. Si Bodong selalu ngeliatin cowok yang dia suka itu dikampus dan berharap bisa ketemu setiap hari, berharap bisa kenal, berharap bisa jadi pacarnya, atau si Bodong berharap ada mukjizat dia bisa kesenggol secara gak sengaja dengan cowok tersebut ketika mereka berpapasan di kampus. Dan bukunya si Bodong jatuh ke lantai.
Bodong dan cowok ini pun mengambil buku-buku yang jatuh, dan gak sengaja tangannya si Bodong kepegang sama cowok ini, dan mulailah mata mereka berdua saling menatap. Bodong dalem hati bilang "yaaampunn, gue grogi banget, gue harus gimana nih". Cowok ini pun langsung bilang "Sorry ya, gak sengaja" Sambil memberikan buku yang jatuh tadi ke Bodong, dan langsung pergi. Bodong menjawab "Iya, gpp kok".

Setelah Bodong pulang kerumah, apa yang akan dilakukan Bodong setelah kejadian tadi? Bodong hanya bisa tiduran tengkurap diatas kasur, sambil menaruh bantal dibawah dagu dengan perasaan yang campur aduk. Perasaan yang seneng karena bisa berinteraksi dengan cowok itu walaupun cuma sebentar, tapi ada perasaan bete juga, karena gak bisa kenal, atau gak bisa berinteraksi lebih lama, atau kecewa karena cowok ini gak nanya nama si Bodong, minta nomor Handphone, dan blah blah blah. Jadinya Si Bodong malah kesel sendiri kan, dan cuma bisa berharap terus. "Coba dia nanya nama gueh ya, coba dia minta nomor handphone gueh ya"

Berhari-hari si Bodong hanya punya harapan dia bisa kenal, berharap bisa jadi pacar cowok tersebut. Coba si Bodong punya inisiatif kayak kaum cowok kalo mau deketin Cewek. Cari informasi kek, minta dikenalin kek, atau nyari nomor handphonenya kek. Siapa tau cowoknya suka juga nanti, ya gak? Ayolah para wanita di manapun anda berada, sudah tidak perlu lagi yang namanya gengsi itu.
Menurut gue, cewek yang berani nembak duluan itu, bukan cewek murahan, atau cewek yang gimana gitu, tapi bisa dibilang cewek yang berani untuk jujur. Kejujuran itu kan sangat luar biasa. Ya gak? Yaiyalah!

Gak ada bedanya cowok apa cewek yang nembak duluan. Jadi, buat para cewek-cewek jangan malu ataupun gengsi lagi. Ya gak? Yaiyalah!






Diberdayakan oleh Blogger.