Archive for Januari 2012

Sepakbola itu GAIRAH bukan Update Twitter atau Bio Twitter

Senin, 30 Januari 2012 · Posted in


Gue pengen ngomongin hobi gue ini, sebelumnya maaf gue make gambar pemain bola idola gue ketika Beckham masih di MU. Ya dengan memakai kostum ini gue suka banget sama dia. Wah terlalu idealis ya, padahal kan mau bahas bola dan Twitter. hehehe.

oke langsung ke topik !

Fenomena sepakbola sekarang menurut gue pribadi menjadi lebih rame para penggemarnya dan lebih heboh daripada beberapa tahun ke belakang. 
Terasa aneh sebenernya padahal pendapat gue bola itu seru beberapa tahun ke belakang lho, daripada 3 tahun belakangan ini.
Ya pokoknya tepatnya sekitar belum adanya klub2 bola yang mendadak kaya raya karena diakuisisi oleh konglomerat, atau belum adanya zaman Twitter atau fenomena Timnas Indonesia yang lagi naik daun karena adanya faktor pemain naturalisasi.

Seperti yang gue bilang di judul posting ini, sepak bola itu gairah.
Zaman sekarang banyak orang yang ngaku jadi pencinta sebuah klub sepakbola tertentu, dan faktanya pengakuan mereka lontarkan ke Twitter mereka. Bilangnya Barcelonista, Manchunian, Interisti, Liverpudlian atau yang lainnya. Tapi kenapa baru sekarang mereka mengakui itu dan dijadikan BIO DI TWITTER MEREKA.

Boys and Girls sadari lah bola itu passion bukan buat update di Twitter atau di tulis di bio Twitter lo. Contoh  misalnya Barcelona sedang main, dan di Twitter pasti muncul : "ayo Barca, ayo Messi" .
Bah, inilah semacam orang2 yang bisa di bilang suporter dadakan.

Bola itu bukan buat ikut2an orang, atau supaya biar dianggep ngerti, atau buat yang cowok bukan buat di anggep 'cowok'.
Kalo pada ngaku sebagai suporter klub bola tertentu, tau gak sejarah klubnya gimana, apa aja beberapa tahun belakangan yang terjadi dengan tim bola favoritnya, sesuai dengan tim favorit yang di tulis di bio Twitternya.

Banyak banget yang jadi suporter dadakan, padahal bola itu serunya beberapa tahun lalu, ya gue ambil fakta klub yang punya fansnya banyak ya otomatis klub itu adalah klub besar, pemain zaman dulu itu menurut gue lebih keren daripada pemain2 sekarang, yang ngikutin bola dari dulu pasti pada setuju sama gue.

Ada zamannya Cantona, Beckham, Henry, Ronaldo, Rivaldo, Zidane, Figo, Rui Costa, Ronaldinho, Schmeichel, Shevchenko, Vieri, Bergkamp, Shearer, Owen, Bierhoff, Boban, Weah, Recoba, Morientes, Fowler, Sheringham, Kluivert, Davids, Roberto Carlos, Suker, dan masih banyak deh yang keren.

Men mereka lebih keren permainannya daripada para pemain sekarang, ya bukan maksud gue membandingkan pemain, pastinya tiap pemain berbeda dan punya kelebihan dan kekurangan masing2.
Klub besar zaman dulu juga para pemainnya lebih keren2 daripada klub sekarang, pastinya yang ngikutin bola dari dulu pasti setuju.

Jangan jadi suporter dadakan guys, lebih baik carilah kesenangan lain yang memang kalian suka.
Jadilah diri sendiri.
Dan ada lagi yang bikin gue gak ngerti, ada orang yang berubah2 tim favoritnya. Ada yang jagoin ini, tiba2 berubah karena tim yang di sukain nya gak pernah juara atau lagi jelek permainannya, dan ada lagi yang pindah klub favorit karena temen2nya atau orang2 di sekelilingnya suka dengan sebuah klub, lalu orang ini akan suka dengan klub tersebut.
Men, di mana rasa idealis lo. Payah.

Dan sepakbola itu bukan dengan atribut-atribut yang di pakai sebagai identitas seorang suporter, tapi jiwa suporter muncul dari hati.

Quote : Sepakbola itu karena gairah dan jiwa yang memang menyukai, bukan karena ikut2an atau karena alesan bodoh lainnya.




Evolusi...

Sabtu, 28 Januari 2012 · Posted in



Gue gak tau persis apa arti dari kata evolusi, yaah gue ambil aja begini arti dari evolusi adalah perubahan. Pernah gak mengamati orang-orang di sekitar kita, seperti temen2 dan orang yang kita kenal lainnya. Gue ambil contoh begini, udah lama gak ketemu dengan temen SD misalnya, pasti dia sekarang sudah banyak berubah. Dari fisik, penampilan, bahkan sifatnya, yang kata orang2 sifat seseorang itu ada melekat dalam diri seseorang tersebut dari ia lahir sampai ia mati kelak.

Gue gak setuju dengan hal tersebut, semua orang di dunia ini pasti bisa berubah. Orang baik bisa jadi jahat, orang jahat bisa jadi orang baik.
Ternyata orang bisa berubah itu bisa karena terpengaruh dari pergaulan dan dari lingkungan sekitarnya dan menurut gue yang paling berpengaruh dalam perubahan manusia itu adalah karena KEADAAN.

Seseorang yang berubah karena keadaan bisa berubah drastis, misalnya keadaan keluarga yang berubah, keadaan dimana kesadaran dirinya bahwa ia harus bisa jadi ini jadi itu. 
Seorang Ustad bisa jadi orang yang di benci karena ia gak bisa mengendalikan keadaan, dan seorang preman bisa jadi seorang Ustad karena sebuah keadaan pula.

Begitu banyak  di sekeliling gue yang berubah karena keadaan, ada orang yang awalnya adalah orang yang baik karena sebuah keadaan orang tersebut berubah menjadi sosok yang angkuh dengan keadaan yang ia miliki sekarang.
Ya tapi sebenernya ini manusiawi, ya lebih baik jadi orang jahat dulu baru ntar jadi orang baik, daripada yang awalnya baik menjadi berubah karena gak mampu mengatasi sebuah keadaan.
Dan ujung2nya gak bisa bahagia dan dijauhi oleh orang sekitar, dan di dekati oleh orang2 karena yang mendekatinya hanya ingin memanfaatinya. 

Jika ada yang nyasar ke blog ini dan membaca ini, mari doain gue agar gue jadi orang yang baik dan gak jahat. Bwehehehehehe.


















Misteri Hilangnya kolor

Senin, 23 Januari 2012 · Posted in ,


Gue bingung sebingung-bingungnya, bingung kayak seorang pengangguran yang pengen nyari kerja, mungkin ini lebih membingungkan. 
Kenapa?!

Sebenarnya hal yang simple, tapi kalo diteliti ini adalah hal yang patut diselidiki dan harus dicari kenapa hal ini terjadi.
Kolor2 gue pada hilang!! Sebenernya gue gak pernah ngitungin berapa jumlah kolor gue, ya kalo gue ambil cara cepetnya kolor gue itu ada sekitar, mmmmh mmmmmh, ya sekitar 6879 biji, ya emang sedikit sih cuma segitu.

Sewaktu gue dirumah dan abis mandi, gue bergegas pergi ke kamar(gue ke kamar dengan handuk yang terikat di pinggang layaknya orang yang baru selesai mandi). Setelah itu gue mengacak-ngacak kamar gue, gak ketemu2 dengan kolor yang masih layak pakai. Ah! gue kesel cuman ketemu dengan kolor yang udah kendor dan udah bolong2 di bagian belakangnya, itu kan kolor yang gak SNI.

Ini tidak terjadi sehari, tetapi sering banget. Gue merasa aneh, tapi ini nyata. Dan ini pun terjadi ketika gue udah pindah ke bandung. Di kosan gue yang lama pun hal ini terjadi, begitupun dengan setelah gue pindah kosan.

Pertanyaan mengapa kolor2 ini pada hilang dan jumlahnya menjadi berkurang terus berputar-putar di benak gue, kemana perginya kolor gue, pergi tanpa pamit terlebih dahulu. Apa ada ya orang yang maling jemuran cuma kolor doank? kalo emang ada yang mau maling, gue mau bilang gue bukan artis, ngapain itu maling ngambil kolor gue. Apa ada semacam tuyul atau babi ngepet yang menjadi sindikat pencurian kolor?

Dan gue yakin banyak banget orang yang senasib sama gue, kalo ada yang senasib ayo kita selidiki bareng2. Biar rasa penasaran ini hilang dan tau kenapa kolor2 pada hilang begitu saja.
Misteri ini sulit untuk dipecahkan, semacam konspirasi yang akan menjadi misteri hingga bertahun2 lamanya.


Aneh tapi nyata
Misteri hilangnya kolor tidak akan terpecahkan.
Mungkin butuh bantuan dari paranormal ternama di Indonesia yaitu Ki joko Stupid.


The end












Kisah Seorang Kakek Yang Tragis

Senin, 02 Januari 2012 · Posted in



Sebelum gue cerita tentang kisah seorang kakek yang tragis, gue bakal ngasih tahapan usia hidup manusia dalam 20 tahun. 

20 tahun yang pertama adalah dimana seorang manusia tugas utama nya adalah untuk BELAJAR, kita ambil bahwa dalam usia 20 tahun pertama dalam hidup adalah untuk belajar. 20 tahun tahap kedua yaitu sekitar usia 30 sampai 40 tahun tugas utama didalam usia tersebut adalah untuk BEKERJA. Lalu buat tahap usia 20 yang ketiga adalah sekitar umur 50 sampai 60 tahun keatas, tugas utama manusia dalam usia tersebut adalah untuk memikirkan KESEHATAN.

Nah ada kisah kakek yang bernama Pablo Toing Van Tulan (Nama imajinasi gue buat kakek ini) Kakek ini sekarang berusia 89 tahun, tetapi ia merasa umur nya masih 7 tahun bahkan ia merasa ia tidak pernah hidup.
Kenapa oh kenapa?!

Bukan karena ia merasa masih muda, atau ia masih merasa unyu2 seperti ABG, atau bukan karena ia merasa masih kuat joget shuffle. Tapi karena ia menyesal telah menghabiskan tahapan usia 20 tahun dengan sia-sia. Tahapan pertama ia menghabiskan waktu nya untuk tidak belajar dengan baik, tahapan kedua ia tidak bekerja dengan sungguh-sungguh, tahapan yang ketiga ia tidak memikirkan kesehatan nya. Sehingga di usia tua nya ia hidup dengan dikejar-kejar oleh rasa penyesalan di masa lalu.

Di masa tua nya sekarang hanya diisi dengan rasa penyesalan dan kehidupan di masa tua nya yang menyedihkan. 


Amit amit dah jangan sampe kayagitu.
*langsung zikir*






Dewasa itu seperti jerawat

Minggu, 01 Januari 2012 · Posted in

Bukan, ini bukan jerawat gue, sumpah Demi Allah bukan gue. Gue ambil gambar ini di Google.


Kenapa gue bilang dewasa itu seperti jerawat. Karena menurut gue kedua nya bisa muncul dan bisa hilang dalam manusia.

Jerawat bisa muncul karena faktor waktu dan faktor membersihkan muka, dan bisa hilang ketika waktu itu telah hilang dan rajin membersihkan nya.
Nah begitupun dengan kedewasaan manusia, bisa muncul dan bisa hilang. Dewasa itu kan sifat bukan dilihat dari umur. 
Dewasa itu bisa muncul dalam diri seseorang dilihat dari bagaimana ia menyelesaikan masalah nya. 
Begitupun dengan jerawat bisa muncul kalo seseorang gak bisa merawat wajah nya atau membersihkan jerawat nya dengan teratur.

Kedewasaan pun bisa hilang jika seseorang gak bisa mengatur tingkat pemikiran nya dan emosi nya untuk apa yang sedang terjadi dalam diri nya ataupun masalah yang datang kepada nya.
Ya sama aja kayak jerawat bisa hilang dengan membersihkan muka secara teratur.
Semua manusia itu menurut gue gak ada yang dewasa. Dewasa itu sifat bukan umur, dilihat dari bagaimana manusia tersebut menjalani hidupnya dan dilihat dari bagaimana ia menyelesaikan masalah nya. 

Seorang anak kecil menurut gue bisa jadi dewasa apabila ia mempunyai sifat2 tertentu yang membawa nya menjadi dewasa, begitu juga dengan orang tua bisa menjadi seperti anak kecil yang bau kencur apabila sifat nya yang membuat nya menjadi seperti anak kecil.

Gue bilang dewasa itu dilihat dari sifat seseorang menjalani hidupnya dengan hal2 yang baik, bukan dilihat dari umur apalagi penampilan nya.
Dewasa itu bijaksana. 
Bijak dalam segala hal, bisa menerima masalah dan bisa dengan secara bijak menyelesaikan nya. Bijak itu kesadaran diri bahwa masalah datang karena untuk mengukur tingkat kedewasaan nya. 
Dan menyelesaikan masalah nya pun karena hasil kebijaksanaan bukan dengan cara menggerutu atau pasrah.

Menjadi dewasa itu susah, menjadi orang yang bijak pun susah. Manusia biasa pasti pernah kekanak-kanakan.
Tapi menurut gue sedikit-sedikit menjadi dewasa ya bisa, tergantung dari pilihan nya bagaimana menjalani hidup.
Mau menjadi orang yang mau berusaha dan bersyukur, atau mau menjadi orang yang pasrah, menggerutu, atau sombong.

Kutipan gue : "orang bijak gak pernah ngaku ia adalah orang yang bijak, tetapi kebijaksanaan nya dikeluarkan bukan lewat omongan tetapi dari perbuatan nya.
Kenapa gue bilang manusia itu gak ada yang dewasa, ya karena semua manusia gak luput dari salah mengendalikan emosi nya. 
Punya masalah memang gak enak, dan pasti nya semua manusia pernah kesel dan marah, kesel karena kenapa masalah itu dateng. Pasti nya semua manusia pernah bete. Ya disinilah kedewasaan nya dipertanyakan, bagaimana cara seseorang itu mengendalikan emosinya.

Terakhir dari maksud postingan gue ini, kedewasaan itu seperti jerawat, bisa hilang dan bisa muncul.
Ya walaupun kedua nya bertolak belakang. 

Kita seneng kalo sifat dewasa kita sedang muncul di diri kita, tapi kalo buat jerawat lagi muncul di muka, kita bete. Dan kita bisa pusing banget kalo kita gak bisa menyikapi hidup ini dengan dewasa, atau dengan kata lain ketika sifat dewasa kita hilang. Beda dengan jerawat, kalo jerawat kita ilang kita langsung seneng setengah hidup, eh salah seneng setengah mati.
Walaupun kedua nya berbeda tetapi mereka mirip, Dewasa dan Jerawat.



Udah ah.
 Gue mau bersihin muka dulu. Cailah



Manusia Punya Rencana, Tuhan Yang Menentukan (Kata-kata apa ini ?)

· Posted in



Manusia punya rencana Tuhan yang menentukan. Kata-kata apa ini? 
Ini sebuah kata yang menggambarkan sebuah ujung yang menyatakan untuk PASRAH. Gue mikir gini sebuah rencana yang udah dipersiapkan untuk berhasil tetapi gagal karena Tuhan yang tidak menentukan. 
Berarti secara gak langsung orang2 yang berpikir seperti ini menyalahkan Tuhan karena rencana nya gagal?

Lalu setelah gagal orang2 akan berpikir seperti ini :
"Yaah gue udah berusaha tapi Tuhan tidak mengizinkan"
Berarti pasrah donk lu dengan garis yang sudah ditentukan.
Bukankah kita hidup untuk berusaha bukan dengan pasrah.

Untuk mencapai rencana pendapat gue pribadi, gue harus punya TARGET. Rencana gue buat jangka pendek dan jangka panjang. Ya walaupun gue ngerti buat melancarkan rencana itu gak gampang dan banyak jalan terjal.

Gue sebener nya orang yang cuek, selalu berpikir "biarkan semua ini berjalan sesuai waktunya" tapi kini gue harus punya target. Ya gak perlu muluk-muluk yang penting ada target nya misalnya harus setahun, 2 tahun, 3 tahun dan seterusnya.

Menurut kamus pribadi gue sendiri gue gak setuju dengan kata2 yang gue jadiin di postingan ini.

Lebih baik mempunyai target yang lama, dan menjadi orang yang gagal, toh ujung dari kegagalan adalah sebuah keberhasilan. Daripada harus menjadi orang yang pasrah dan kerjaan nya hanya menggerutu/mengeluh dan berharap keberuntungan dateng.

Kasian sekali orang2 yang kerjaan nya hanya menggerutu dan berharap dateng nya keajaiban dan keberuntungan. 


Target, target dan target!.


Diberdayakan oleh Blogger.