Dewasa itu seperti jerawat

Minggu, 01 Januari 2012 · Posted in

Bukan, ini bukan jerawat gue, sumpah Demi Allah bukan gue. Gue ambil gambar ini di Google.


Kenapa gue bilang dewasa itu seperti jerawat. Karena menurut gue kedua nya bisa muncul dan bisa hilang dalam manusia.

Jerawat bisa muncul karena faktor waktu dan faktor membersihkan muka, dan bisa hilang ketika waktu itu telah hilang dan rajin membersihkan nya.
Nah begitupun dengan kedewasaan manusia, bisa muncul dan bisa hilang. Dewasa itu kan sifat bukan dilihat dari umur. 
Dewasa itu bisa muncul dalam diri seseorang dilihat dari bagaimana ia menyelesaikan masalah nya. 
Begitupun dengan jerawat bisa muncul kalo seseorang gak bisa merawat wajah nya atau membersihkan jerawat nya dengan teratur.

Kedewasaan pun bisa hilang jika seseorang gak bisa mengatur tingkat pemikiran nya dan emosi nya untuk apa yang sedang terjadi dalam diri nya ataupun masalah yang datang kepada nya.
Ya sama aja kayak jerawat bisa hilang dengan membersihkan muka secara teratur.
Semua manusia itu menurut gue gak ada yang dewasa. Dewasa itu sifat bukan umur, dilihat dari bagaimana manusia tersebut menjalani hidupnya dan dilihat dari bagaimana ia menyelesaikan masalah nya. 

Seorang anak kecil menurut gue bisa jadi dewasa apabila ia mempunyai sifat2 tertentu yang membawa nya menjadi dewasa, begitu juga dengan orang tua bisa menjadi seperti anak kecil yang bau kencur apabila sifat nya yang membuat nya menjadi seperti anak kecil.

Gue bilang dewasa itu dilihat dari sifat seseorang menjalani hidupnya dengan hal2 yang baik, bukan dilihat dari umur apalagi penampilan nya.
Dewasa itu bijaksana. 
Bijak dalam segala hal, bisa menerima masalah dan bisa dengan secara bijak menyelesaikan nya. Bijak itu kesadaran diri bahwa masalah datang karena untuk mengukur tingkat kedewasaan nya. 
Dan menyelesaikan masalah nya pun karena hasil kebijaksanaan bukan dengan cara menggerutu atau pasrah.

Menjadi dewasa itu susah, menjadi orang yang bijak pun susah. Manusia biasa pasti pernah kekanak-kanakan.
Tapi menurut gue sedikit-sedikit menjadi dewasa ya bisa, tergantung dari pilihan nya bagaimana menjalani hidup.
Mau menjadi orang yang mau berusaha dan bersyukur, atau mau menjadi orang yang pasrah, menggerutu, atau sombong.

Kutipan gue : "orang bijak gak pernah ngaku ia adalah orang yang bijak, tetapi kebijaksanaan nya dikeluarkan bukan lewat omongan tetapi dari perbuatan nya.
Kenapa gue bilang manusia itu gak ada yang dewasa, ya karena semua manusia gak luput dari salah mengendalikan emosi nya. 
Punya masalah memang gak enak, dan pasti nya semua manusia pernah kesel dan marah, kesel karena kenapa masalah itu dateng. Pasti nya semua manusia pernah bete. Ya disinilah kedewasaan nya dipertanyakan, bagaimana cara seseorang itu mengendalikan emosinya.

Terakhir dari maksud postingan gue ini, kedewasaan itu seperti jerawat, bisa hilang dan bisa muncul.
Ya walaupun kedua nya bertolak belakang. 

Kita seneng kalo sifat dewasa kita sedang muncul di diri kita, tapi kalo buat jerawat lagi muncul di muka, kita bete. Dan kita bisa pusing banget kalo kita gak bisa menyikapi hidup ini dengan dewasa, atau dengan kata lain ketika sifat dewasa kita hilang. Beda dengan jerawat, kalo jerawat kita ilang kita langsung seneng setengah hidup, eh salah seneng setengah mati.
Walaupun kedua nya berbeda tetapi mereka mirip, Dewasa dan Jerawat.



Udah ah.
 Gue mau bersihin muka dulu. Cailah



Leave a Reply

Diberdayakan oleh Blogger.