Archive for 2012

Film Pendek Kami

Sabtu, 29 Desember 2012 · Posted in , ,

Sebelum gue cerita lebih jauh tentang film pendek ini, gue akan cerita sedikit tentang kenapa film pendek ini dibuat. Jadi, ada mata kuliah Audio Visual yang mengharuskan untuk membuat tugas Video per kelompok. Video tersebut boleh tentang Company Profile, iklan, ataupun film pendek. Ya pokoknya videolah, yang gak boleh ya pastinya video esek-esek.

Gue dan temen-temen gue pun membentuk kelompok, kelompok tersebut beranggotakan 7 Orang. 
7 Orang tersebut semuanya berkelamin bujang. 7 Bujang yang menolak tua tepatnya. Dan di Film ini gue berkontribusi sebagai Script Writer/Penulis Skenario, dan sekaligus berperan sebagai salah satu gembong narkoba. Film pendek ini berjudul "Journalist And A Dangerous Job"

Dan ini sinopsisnya:
Film ini bercerita tentang Seorang Jurnalis Pria yang bernama Robin yang sangat mencintai pekerjaannya sebagai seorang pencari berita professional, diawal karirnya Robin menemui tantangan yang sangat berat dari Pimpinan Redaksi di Perusahaan Koran harian tempat Ia bekerja, yaitu Robin ditugaskan untuk mengambil potret gembong narkoba yang sedang bertransaksi. Atau dengan kata lain Robin melakukan tugas seperti Seorang Paparazzi. Robin sempat menolak tugas ini, tetapi akhirnya Robin membulatkan tekadnya untuk melakukan tugas berbahaya ini. 

Robin memulai menjalankan tugasnya, menginvestigasi dan menelisik lebih dalam keberadaan gembong narkoba tersebut, selama 12 jam pencariannya, akhirnya Robin menemui tempat transaksi gembong narkoba itu.
Perlahan Robin mencari tempat untuk persembunyian yang pas untuk memotret transaksi narkoba tersebut, dengan kamera SLR nya Robin mengambil gambar gembong narkoba yang sedang bertransaksi, tanpa sengaja aksi Robin diketahui oleh salah satu gembong narkoba. Dengan bergegas Robin langsung meninggalkan tempat transaksi tersebut. Karena persembunyiannya tidak ingin di ketahui polisi, Robin pun di kejar oleh sindikat narkoba tersebut, dalam pelariannya Robin berusaha untuk menjaga data fakta yg telah didapatnya, setelah proses melarikan diri yang sangat panjang, akhirnya Robin berhasil lolos dari kejaran oknum sindikat narkoba itu.

Setelah berhasil melarikan diri dari kejaran sindikat narkoba tersebut, Robin langsung menelpon Pemimpin Redaksi tempat ia bekerja. Dan langsung saja pemimpin redaksi itu mengajak Robin bertemu di kantor untuk membahas tugas yang sudah dilakukan oleh Robin. Setelah Sang pemimpin redaksi melihat foto yang diambil oleh Robin. Sang Pemimpin Redaksi sangat sumringah dengan hasil kerja Robin.

Pemimpin Redaksi koran harian tempat Robin bekerja dengan segera ingin melakukan kerjasama dengan pihak kepolisian untuk meringkus gembong narkoba tersebut.

Dan ini Trailer Filmnya :



Nah, untuk menyaksikan film lengkapnya saksikan di bioskop-bioskop kesayangan anda. Coming Soon!
Hahaha.




Bisikan-Bisikan Menyebalkan

Selasa, 30 Oktober 2012 · Posted in

Yooo wazaaap people. Cees daas cees, deem deem aah *suara beatbox*

Sebentar lagi gue mau menghadapi UTS di semester 5 ini. Gue harus banyak baca dan banyak mengulas pelajaran-pelajaran. Tapi, yang jadi penyakit gue itu kalo udah mau belajar pasti gue itu banyak mau dan banyak cincong. Ketika udah duduk di kursi dengan bahan-bahan pelajaran yang akan gue baca, pasti ada aja bisikan-bisikan yang nyuruh gue ini itu segala macem, entah itu bisikan apa. Bisikan setan kali ya? Lagi asik-asik baca, ada bisikan yang berbisik : "Udah, beli cemilan aja dulu, biar enak belajarnya sambil ngemil". Dan gue mikir "iya juga".

Yaudah gue langsung berangkat ke Minimarket beli cemilan.

Terus gue belajar sambil ngemil, setelah cemilannya abis atau gue udah ngerasa kenyang. Ehh, ada bisikan lagi "Udah ngerokok dulu, kan enak tuh abis ngemil langsung ngerokok, sebatang aja, udah itu baru lanjut belajar lagi". Yak, gue jadinya ngerokok dulu deh. Setelah sebatang rokok Marlboro merah selesai gue hisap, terus gue buang puntung rokoknya di dalem dompet. *lho*

Gue lanjut belajar lagi dengan harapan gak ada lagi bisikan-bisikan kampret itu. Dan ternyata, ada lagi bisikan itu, kali ini berbisik : "buat kopi dong, biar belajarnya enak, kan lo suka ngopi". Oke, gue langsung buat kopi, dan menaruh kopi itu dideket bahan-bahan pelajaran gue.

Mau ngelanjut belajar lagi, ada lagi bisikan "Udah, mandi aja dulu, biar seger". Selesai mandi, dan mau lanjut belajar, ada bisikan lagi : "kalo mau maen game, maen aja dulu bentar"

Buseeeet.

Untung aja bisikannya masih rada masuk akal, coba kalo ada bisikan yang nyuruh gue : "Udah jungkir balik aja dulu ditengah jalan raya sambil makan bakwan".

Kan gue bisa mati.

Ah, banyak banget bisikan-bisikan setan itu. Kampret! Gue jadi kesel sendiri, terus gue teriak di dalem kamar : "BUNUH AJA GUE, BUNUH!"

Hahahaha.

Rawr. Susah banget ye buat fokus. Jujur aja, gue cuma bisa fokus ya saat gue lagi berak. Makanya setiap gue berak, pasti sambil bawa apa aja yang bisa dibaca, entah itu buku, majalah, koran, catetan-catetan gue, brosur, resep obat, spanduk, kuitansi, KTP, KTM, SIM. Apa aja deh yang penting ada tulisannya.

Masa gue harus berak dulu sih kalo gue lagi mau belajar. Atau mungkin biar fokus belajar terus gak diganggu dengan bisikan-bisikan itu, ya belajar sambil tidur.

Udah deh ah.
Mungkin cara ampuh untuk melawan bisikan-bisikan itu, sebelum belajar ya harus mengucapkan Bismillah dulu. Cieeeee.

*Bijak lo bro*

*Ah, biasa saja*






Tips potong rambut

Sabtu, 27 Oktober 2012 · Posted in ,

Gak semua apa yang kita inginkan selalu terealisasikan. Ya contoh kecilnya aja kalo potong rambut. Suatu hal yang wajar kalo tukang potong rambut itu motong rambutnya gak sesuai dengan apa yang kita mau. Tukang potong rambut kan bukan Soulmate kita. Yang selalu bisa ngertiin kita, selalu tau apa yang kita mau, selalu bisa bikin kita nyaman, selalu ngerti kalo kita lagi diem itu kenapa, dan pelukannya yang bisa bikin kita hangat. *lah kok jadi gini*.

Kadang-kadang gue mikir, pernah takut untuk potong rambut. Pernah trauma juga dengan tukang potong rambut, hasil potongannya itu gak banget, dan gak banget lah pokoknya. Suka kesel sendiri gitu jadinya, dan cuma berharap rambut bisa tumbuh dengan cepet. Tapi, sekarang gue udah punya cara supaya gue gak takut untuk potong rambut lagi.

Nah, waktu pengen potong rambut. Tukang potong rambutnya pasti nanya gini ke kita :

  • Mau dipotong gimana?
  • Hayang dipotong kumaha buuk na?
  • What do you want to haircut?
  • Corte de pelo, ¿cómo? 
  • Haircut nola? 
  • TONSUS quomodo?
  • Gelem potong rambut piye?
Maaf banget buat yang gak ngerti bahasa-bahasa diatas. Bukannya mau sombong atau gimana, karena gue sendiri udah pernah beberapa kali potong rambut di berbagai daerah dan di berbagai Negara.(Mobil Ambulance pun lewat, sirenenya berbunyi : ngibul.. ngibul.. ngibul.. ngibul)

Jawab pertanyaan tukang potong rambut tersebut dengan suara tegas, mata melotot, tunjukkan otot lengan, gebrak meja kalo perlu. "Saya cuma pengen dipotong bagian samping dan belakangnya aja, mas!!". Tukang potong rambutnya pasti jawab : "Biasaa ajaa kaleeee, gak usah pake ngegas-ngegas. (yaiyalah, tukang potong rambutnya kesel)

Mungkin anda bertanya-tanya kenapa cuma bagian samping dan belakangnya aja yang dipotong? Mungkin anda bertanya-tanya kenapa rambut bagian depan atau poninya gak dipotong? Mungkin anda bertanya-tanya kenapa Megan Fox itu sexy? Mungkin juga anda bertanya-tanya kenapa rokok masih dihisap walaupun tahu rokok itu gak ada gunanya?
*Apa sih*

Setelah pulang kerumah, kekosan, kekontrakan, atau kepohon. Ya tinggal ngaca deh. Analisa potongan rambutnya, apa kira-kira udah cukup dengan gak motong rambut bagian depan/poninya. Atau ngerasa gak cocok dengan rambut bagian depannya yang gak dipotong. Kalo ngerasa gak puas, ya siapin aja gunting sasak. Potong sendiri deh bagian depannya. Santai, gak akan berantakan kok hasilnya. Motongnya itu sedikit demi sedikit. Potong dikit terus ngaca, potong dikit terus ngaca, potong dikit terus ngaca, potong titit terus ngaca.(eh, salah ketik)

Potong sesuai dengan selera, jika suka boleh nambah.

Hanya sekedar tips, mungkin aja dengan membagi tips ini, gue bisa dapet pahala. Amien.
 *emang nambah pahala ya?*

Harapan Untuk PLN

Selasa, 16 Oktober 2012 · Posted in , ,


Daerah Provinsi Lampung sering kali mengalami Pemadaman listrik bergilir oleh PLN. Pemadaman listrik bergilir ini bisa berlangsung sampai berjam-jam. Bah, pastinya kita selalu merasa kesal kalau listrik padam, apalagi pemadaman listriknya berjam-jam. Sedang berada di Rumah, Kantor, ataupun Sekolah/Kampus kegiatannya hampir semua dilakukan menggunakan listrik. Tidur dirumah saja memakai listrik. Banyak dari kita tidak bisa tidur kalau tidak menggunakan kipas angin/AC. Istilahnya hanya untuk tidur saja perlu listrik, apalagi untuk kegiatan yang lain. Untuk yang suka membaca buku, tidak jadi masalah jika membacanya pada siang hari, tapi kebanyakan dari kita membaca buku pelajaran, dan belajar biasanya dilakukan pada Malam Hari atau membaca buku/novel kegemaran kita dikala kita sebelum tidur pada Malam Hari.

Bayangkan saja membaca dan belajar memakai lilin. Itu cuma sedikit bagian dari aktifitas kita dengan listrik. Masih banyak aktifitas kehidupan kita yang sangat membutuhkan listrik, bahkan kita sangat bergantung dengan listrik. Mayoritas masyarakat Indonesia tidak mempunyai genset listrik untuk antisipasi pemadaman listrik.


Hidup tanpa listrik bagai taman tak berbunga. Hoi, begitulah kata para Pujangga. 


Kita sebagai Warga Negara sudah mencoba untuk menjadi Warga Negara yang baik dengan mematuhi himbauan dari PLN, seperti :

  • Menghemat pemakaian listrik
  • Membayar tagihan tepat waktu
  • Mencoba menerima dengan ikhlas kenaikan tagihan listrik
  • Mencoba menerima dengan ikhlas (lagi) bahwa pemadaman listrik dikarenakan ada kerusakan, perbaikan, dan penghematan dan alasan lainnya (Tapi kalau ada kerusakan kok bisa bergilir ya, Masbro? kok bisa sering banget ada perbaikan? Yah, kita tidak tahu apakah alasan-alasan itu benar atau tidak)
Sangat mustahil kalau ada Warga Negara Indonesia yang senang ketika PLN melakukan pemadaman listrik. Tidak mungkin ada yang bilang 'Hore, mati lampu'. Yang ada respons dari kita adalah :

  • *Ya ampun PLN, sudah bayar tagihan mahal, tagihan naik terus bayarnya, masih saja suka mati lampu*
  • Kalau lagi kesurupan Malaikat baik yang suka ada disebelah kanan kita, responnya : sabar... sabar... *elus-elus dada*
  • Nah, kalau yang lagi kesurupan Setan jahat yang suka ada disebelah kiri kita, responnya : *menyebutkan isi dari kebun binatang* .......*****....... (Sensor)
Harapan-harapan saya untuk PLN adalah :

  • Jika memang pemadaman listrik harus dilakukan dikarenakan ada kerusakan, perbaikan ataupun lainnya harap dilakukan dengan cepat sehingga pemadaman listrik tidak terlalu lama.
  • Jika pemadaman listrik bergilir dilakukan untuk kemajuan PLN kami semua akan terima itu. Tapi kami harus pertanyakan untuk apa kenaikan tarif listrik jika masih sering ada pemadaman listrik?
  • Di daerah perkotaan saja masih banyak yang tidak memiliki lampu, bisa dibayangkan sendiri betapa gelapnya ketika malam hari. Jalan yang gelap bisa memicu tindakan kriminal.
  • Di daerah terpencil masih banyak yang belum menikmati listrik, seharusnya PLN bisa memasok listrik daerah terpencil sehingga seluruh wilayah Indonesia bisa menikmati listrik.
  • Kita bandingkan dengan pusat perbelanjaan dan pusat-pusat hiburan di perkotaan yang curahan listriknya sangat memadai, bahkan bisa dibilang sangat boros pemakaian listriknya.
  • Andai PLN melakukan teguran terhadap pusat perbelanjaan dan pusat-pusat hiburan untuk menghemat listrik, dan harus ada peraturan baru dari PLN untuk pengurangan pemakaian listrik. Lalu, ketika daya listrik dipusat perbelanjaan dan pusat-pusat hiburan dikurangi, jatah pengurangan tersebut bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur PLN di daerah terpencil.
  • JIka PLN melakukan pemadaman listrik harus ada sosialisasi mengapa pemadaman itu dilakukan. Pemberitahuan bisa dilakukan sehari atau dua hari sebelum pemadaman. Bisa melalui Radio, Siaran TV lokal, Mobil keliling, pengumuman di masjid dan cara-cara lainnya. Beritahukan kepada kami alasan pemadaman, berapa lama pemadaman akan berlangsung, yang penting pemberitahuan jelas. Sehingga membuat kami para masyarakat dapat mempersiapkan untuk pemadaman listrik, dan tidak kaget karena dilakukan pemadaman oleh PLN.
  • Tarif listrik harus wajar. Masyarakat akan menerima jika harga tarif dasar listrik terus naik dikarenakan PLN melakukan perbaikan-perbaikan yang membuat kami merasa wajar untuk membayar tagihan listrik yang terus naik.
  • Saya juga sering menonton berita di Televisi banyak rumah yang terbakar dikarenakan hubungan arus pendek listrik. Ini sudah menjadi kewajiban PLN untuk merawat perangkat listriknya agar tidak terjadi kebakaran dikarenakan hubungan arus pendek listrik.
  • PLN harus melakukan pemeriksaan perangkat-perangkatnya ke rumah-rumah agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti point diatas.
  • Saya juga sering mendengar banyak oknum yang berpura-pura menjadi pegawai PLN untuk memeras Masyarakat. PLN harus melakukan penyuluhan dan bisa memberitahukan kepada Masyarakat bahwa pegawai PLN tidak akan memungut biaya dari masyarakat dalam bentuk apapun ketika Masyarakat membutuhkan jasa pegawai PLN. Terkecuali ketika Masyarakat yang memberi imbalan kepada Pegawai PLN dengan ikhlas.
  • PLN harus merekrut SDM yang cerdas dan kompeten untuk peningkatan infrastruktur PLN dan menjauhi KKN dalam perekrutan SDM.
  • Indonesia adalah Negara yang kaya akan sumber daya alam. PLN harus bisa memanfaatkan berkah dari Tuhan ini, yaitu dengan mengembangkan sumber bahan bakar alternatif, contohnya : dengan menggunakan batubara dan gas bumi.
  • Terakhir harapan Saya adalah, PLN harus mencintai Masyarakat Indonesia. Ingin cintanya dibalas dengan Masyarakat? Rangkul Masyarakat  untuk mencintai kalian dengan cara melakukan semua harapan Rakyat dan mendengarkan keluhan masyarakat tentang listrik. Kami akan senang hati membantu PLN untuk perbaikan segala hal demi kemajuan PLN dan kemajuan kehidupan kami sebagai Masyarakat Indonesia. 
Saya memang hanya pengguna listrik, Saya juga tidak mengerti tentang listrik-listrikan dan Saya tidak seperti listrik yang bisa menyetrum. Tetapi, lewat tulisan Saya yang simple ini, sesimple mencari jarum di dalam jerami(Lho? mencari jarum dalam jemari kan susah?! iya.. iya.. bercanda kok.. *tabok*) Saya harap PLN dapat melihat harapan-harapan saya dan dapat mewujudkannya.

Saya yakin PLN bisa! 





Dedicated to :

Copenhagen dan Sepeda

Kamis, 21 Juni 2012 · Posted in ,

Yaaap, gue mungkin terlalu jauh banget untuk membandingkan kota-kota besar di Indonesia dengan Copenhagen. Kota besar di Indonesia dewasa ini udah identik banget dengan kemacetan. Masyarakat Indonesia yang tinggal di kota besar seakan-akan seperti berlomba-lomba untuk membeli mobil, berbeda dengan di Copenhagen yang seperti gue baca identik dengan menjamurnya masyarakat di Copenhagen untuk bersepeda dalam aktifitasnya.
Ya berbalik banget dengan di Indonesia, di Copenhagen malah seperti berlomba-lomba untuk memakai sepeda. Berbagai aturan/kebijakan Pemerintah disana banyak yang seakan-akan menumbuhkan gaya hidup bersepeda, seperti : Pajak kendaraan bermotor yang tinggi, adanya fasilitas yang sangat-sangat memadai, hampir ditiap jalan di Copenhagen ada jalur sepedanya, dan ada rasa menghormati dari pengendara mobil untuk mendahulukan atau menghormati pengendara sepeda ketika dijalan. Jadi, pengguna sepeda gak takut sama pengendara mobil.

Ditambah lagi menariknya adalah masyarakat Copenhagen yang ketika bersepeda masih bisa bergaya. Fashionnya asik dan keren banget menurut gue. Di Copenhagen sepeda dan fashion bisa dibilang kayak gula sama semut, kayak sendok sama garpu, kayak aku sama kamu(Ciaah)






Ngeliatnya asik banget ya. Nah, banyak juga cewek-cewek yang ketika sedang bersepeda terlihat keren banget. Seperti gambar dibawah ini :





(Mantap dan Bening-bening)

Seandainya di Indonesia begini yaaaaa. 

Btw, buat para anak muda yang masih sadar akan Fashion jangan takut kelihatan berlebihan berfashion ria ketika bersepeda. Contoh anak muda Copenhagen yang masih kelihatan keren berfashion ria dengan sepeda.
Ya emang sih di Copenhagen hanya kota kecil, penduduknya pun sedikit dan gak panas kayak di Indonesia. Tapi kan yaah namanya aja berandai-andai. Kalo pemerintah di Indonesia bisa mencanangkan sistem seperti di Copenhagen mungkin Indonesia akan keren juga, dengan dikuranginya penggunaan motor dan mobil dan membudayakan gaya hidup bersepeda. Kalo pemerintah bisa mencanangkan gaya hidup bersepeda, haruslah adanya penghijauan dimana-mana, agar yang bersepeda bisa adem dan minimal gak kepanasan. Bayangin aja, di setiap jalan ada pohon yang banyak dan gak banyak asap kendaraan, bisa adem lah dikit-dikit(adem banyak juga bisa kalee)

Zaman sekarang intinya itu adalah kenyamanan. Gue cuma berharap kota-kota besar yang identik dengan kemacetan bisa berubah dengan adanya kesadaran Pemerintah dan kesadaran kita sebagai masyarakat untuk bisa lebih baik, dan bisa menciptakan kenyamanan bersama.

Sumber gambar : Google (Yaiyalah, gue belum pernah kesana. Sekalian deh buat yang nyasar ke blog ini. Doain gue bisa kesana suatu saat nanti. Biar, sumber gambarnya keganti jadi : Sumber gambar = *dokumentasi pribadi* Tsaaah. Amien )










T2 (Tuhan dan Twitter)

· Posted in

Twitter adalah tempat dimana orang-orang berdoa kepada Tuhan. Ini bisa dibilang apa ya? Kafir? Yaiyalah! Gue Orang Islam dan gue mengakui gue bukan Orang Islam yang taat-taat amat. Tapi, dari gue kecil gue udah tau kalo mau berdoa dan lagi punya masalah, ya dengan cara sholat lalu berdoa dengan Allah SWT(Sedep ye bahasa gue).
Nah, karena fenomena zaman sekarang banyak orang yang berdoa di Twitter, gue berandai-andai kalo Tuhan punya Twitter. Nama akunnya apa ya? @Tuhan? atau buat yang orang Islam akan follow @ALLAH_SWT. Dan bio twitternya : 'Official Account Twitter of Tuhan'. Location : Dihatimu
Dan ada tanda Verified Account, tapi Followersnya berapa banyak ya?

Entah maksudnya apa orang-orang banyak yang berdoa di Twitter. Mungkin mereka ingin mencari perhatian, ingin dicap sebagai orang yang sering berdoa atau taat dengan agamanya. Tapi, menurut gue ini malah membentuk karakter mereka yang seakan bodoh, mental tempe, dan gak masuk akal. Inget Bro and Sis, curhat di Twitter tidak akan pernah menyelesaikan masalah dan itu hanya membentuk diri kalian menjadi orang yang payah.

So, cuci muka pake soda api sana!





Emansipasi pria dan wanita

Selasa, 29 Mei 2012 · Posted in

Ngomongin tentang emansipasi Wanita, pastinya langsung tertuju dengan hak wanita yang ingin 'disejajarkan' dengan kaum pria. Okelah gue setuju dengan hak para Wanita yang ingin disejajarkan. Ya atau menurut gue sih secara gak langsung seperti para Wanita yang 'menuntut' kepada dunia agar disejajarkan dengan kaum Pria. Kalo para Wanita menuntut emansipasi Wanita, seharusnya kita para Pria harus punya sebuah hal yang harus diubah dalam kehidupan ini. Kalo emang zaman sekarang wanita dan pria sejajar kedudukannya, kenapa harus cowok duluan yang nembak cewek? kenapa harus cowok duluan yang memulai pedekate?
Terus cewek harus selalu nunggu untuk di deketin sama cowok, cewek harus nunggu ditembak sama cowok. Kenapa cewek gak mau deketin cowok duluan, gak mau nembak duluan. Selalu bilang "Geelaaa, gueh kan cewek, emang gueeh cewek apaan". Gengsinya cewek itu busetdah, mati kipe dah gedenya! Ayolah para wanita di dunia ini, jangan malu untuk menyatakan cinta kepada kami para cowok.

Gue ambil contoh misalnya ada cewek yang bernama Bodong(Buset, cewek macem apa ini namanya begini, ya gpp kalii, kan contoh doank)
Bodong sedang menyukai cowok dan pastinya dia gak berani buat menyatakan cinta. Ya alesannya pasti gengsi, harga diri, atau ntar takut dia dianggep cewek apaan kalo menyatakan rasa sukanya ke cowok.
Si Bodong misalnya adalah seorang Mahasiswi yang naksir sama salah satu Mahasiswa di kampusnya. Si Bodong selalu ngeliatin cowok yang dia suka itu dikampus dan berharap bisa ketemu setiap hari, berharap bisa kenal, berharap bisa jadi pacarnya, atau si Bodong berharap ada mukjizat dia bisa kesenggol secara gak sengaja dengan cowok tersebut ketika mereka berpapasan di kampus. Dan bukunya si Bodong jatuh ke lantai.
Bodong dan cowok ini pun mengambil buku-buku yang jatuh, dan gak sengaja tangannya si Bodong kepegang sama cowok ini, dan mulailah mata mereka berdua saling menatap. Bodong dalem hati bilang "yaaampunn, gue grogi banget, gue harus gimana nih". Cowok ini pun langsung bilang "Sorry ya, gak sengaja" Sambil memberikan buku yang jatuh tadi ke Bodong, dan langsung pergi. Bodong menjawab "Iya, gpp kok".

Setelah Bodong pulang kerumah, apa yang akan dilakukan Bodong setelah kejadian tadi? Bodong hanya bisa tiduran tengkurap diatas kasur, sambil menaruh bantal dibawah dagu dengan perasaan yang campur aduk. Perasaan yang seneng karena bisa berinteraksi dengan cowok itu walaupun cuma sebentar, tapi ada perasaan bete juga, karena gak bisa kenal, atau gak bisa berinteraksi lebih lama, atau kecewa karena cowok ini gak nanya nama si Bodong, minta nomor Handphone, dan blah blah blah. Jadinya Si Bodong malah kesel sendiri kan, dan cuma bisa berharap terus. "Coba dia nanya nama gueh ya, coba dia minta nomor handphone gueh ya"

Berhari-hari si Bodong hanya punya harapan dia bisa kenal, berharap bisa jadi pacar cowok tersebut. Coba si Bodong punya inisiatif kayak kaum cowok kalo mau deketin Cewek. Cari informasi kek, minta dikenalin kek, atau nyari nomor handphonenya kek. Siapa tau cowoknya suka juga nanti, ya gak? Ayolah para wanita di manapun anda berada, sudah tidak perlu lagi yang namanya gengsi itu.
Menurut gue, cewek yang berani nembak duluan itu, bukan cewek murahan, atau cewek yang gimana gitu, tapi bisa dibilang cewek yang berani untuk jujur. Kejujuran itu kan sangat luar biasa. Ya gak? Yaiyalah!

Gak ada bedanya cowok apa cewek yang nembak duluan. Jadi, buat para cewek-cewek jangan malu ataupun gengsi lagi. Ya gak? Yaiyalah!






Pintarkah?

Kamis, 05 April 2012 · Posted in ,

Ketika kita sekolah di SMP dan di SMA, pastinya kita seneng punya temen yang rajin dan pinter, buat kita jadiin tempat nyontek. Setuju gak? Temen-temen kita yang rajin dan pinter tersebut, bolehlah kita anggep sebagai penolong ketika kita sekolah dulu. Tapi, nyatanya apa ketika kita sudah melepas seragam putih abu-abu kita, dan ingin melanjutkan ke bangku kuliah, ada sebuah fakta yang menarik buat diperbincangkan. Kalo gue kan ya wajar ya, gue males sekolah dulu. Makanya gue sekarang masuk perguruan tinggi swasta. Nah, bagaimana dengan mereka yang dulu bisa dibilang pintar dan rajin di sekolah? Memang ada sebagian yang masuk perguruan tinggi negeri yang mereka mau. Tapi, menurut pengamatan gue sih, atau mungkin banyak yang setuju sama gue. Sebagian dari mereka yang pintar dulu malah masuk perguruan tinggi negeri bukan lewat jalur SNMPTN, tapi kebanyakan masuk lewat jalur UM/SMUP malah banyak yang masuk perguruan tinggi swasta. Jadinya, ini yang bikin gue beranggapan bahwa gunanya pinter dan rajin di sekolah itu apa?!

Gue beranggapan bahwa orang yang pintar atau cerdas dilihat bukan dari ketika dia berada di bangku sekolah, tetapi ketika kita semua, duduk di bangku perguruan tinggi mana. Ya emang gak semua sih, banyak juga kan, sekarang perguruan tinggi negeri yang bisa masukin orang dengan "duit". Ya tapi kita juga taulah temen kita gimana, jadi kita ngerti misalnya kenapa dia yang 'begitu' tapi bisa masuk perguruan tinggi yang bagus.

Coba deh kalo sekarang kita yang udah pada kuliah, dan bertemu dengan temen-temen SMA kita dulu. Apa yang mau diobrolin? Pelajaran sewaktu sekolah? Rumus matematika? fisika? Sosiologi? Gak mungkin deh kita mau bahas tentang pelajaran!! Yang pada pinter dan rajin di SMA aja gak mungkin mau bahas tentang pelajaran SMA dulu, apalagi orang yang kayak gue. Ngebahasnya apa kalo udah ketemu ama temen-temen SMA, pasti bahas tentang kenakalan di SMA, hal-hal yang lucu dan menarik, nanyain kabar temen yang sekarang gak pernah keliatan, atau ngomongin keanehan guru. "Si anu sekarang dimana sih". "masih inget gak dulu pas kita disetrap rame-rame, "lucu banget ya kalo diinget-inget tingkah laku kita saat ketauan nyontek sama Ibu anu". Yang begini-begini kan, yang kita inget-inget ampe sekarang waktu kita SMA dulu.

Ada yang salah dengan sistem pendidikan kita yang membuat kita pada males sekolah, contohnya gue yang gak suka sama matematika. Kenapa gue harus bertahun-tahun belajar matematika? Ini salah satu hal yang bikin gue males sekolah. Seharusnya pendidikan di sekolah itu, bisa dirombak. Harus ada perubahan dan bisa melihat psikologis siswanya, dengan memberikan sebuah pelajaran yang bisa bikin siswa seneng dan betah ketika ngedengerin Guru menerangkan pelajaran. Kalo Guru lagi menerangkan, siswa kebanyakan pada ngantuk, maen HP, ngobrol dengan temen sebangku, ada yang ngegambar di bukunya, ada yang baca buku lain tapi ditutupin dengan buku pelajaran, dan ada yang ngelamun jorok(ngelamun main di comberan maksudnya, ngeres aja sih otak lo). Berharap cepet abis pelajarannya, berharap cepet jam istirahat, berharap guru gak dateng, berharap cepet pulang, dan berharap ketika melakukan pelanggaran, ortu gak dipanggil ke sekolah. Ini semua fakta tentang siswa-siswi sekolah, coba deh perhatiin.

Back to Mathematics, kan di SD udah diajarin caranya menghitung, terus kenapa orang yang gak suka, harus belajar bertahun-tahun di SMP dan SMA? Kalo gak suka, ya pastinya orang males kan. Jadinya menurut gue, SMP dan SMA itu harus cuma ada pelajaran yang siswanya suka. Contoh, yang suka sama gambar, ya pelajaran di sekolah ya tentang ngegambar, yang suka nulis pelajaran sekolahnya tentang bagaimana cara menulis yang baik dan benar. Ya seperti kuliah gitulah. Sewaktu udah lulus sekolah dan mau masuk perguruan tinggi, siswa itu cuma tinggal lanjutin aja. Jadi, gak perlu ngabisin waktu dengan hal-hal yang gak disukai. Harusnya juga test masuk SNMPTN itu soal-soalnya seperti soal tentang dunia menggambar bagi yang suka gambar, soal tentang olahraga, buat yang suka sama olahraga. Pastinya juga orang lebih mudah untuk masuk perguruan tinggi yang dimaui.
Kalo ada yang mau jadi seorang Designer baju misalnya, apa perlu buat baju make rumus matematika? Yang penting kan udah tau cara berhitung gimana. Toh, yang penting bisa ngitung duit, bisa ngukur baju meter-meteran, bisa kali-kalian angka buat ukuran baju.

Ya, ini hanya sebuah pendapat dari seorang manusia yang pernah gagal dalam bangku sekolah. Kalo ada yang setuju ya silahkan, ada yang gak setuju ya silahkan, namanya pendapat.

Cya!






Rasa nasionalis dan rasa iri

Rabu, 04 April 2012 · Posted in

Nasionalisme, ya atau bahasa simpelnya ya rasa cinta terhadap negara ini memang harus ada di dalam diri kita sebagai seorang warga negara Indonesia. Walaupun Negara ini banyak banget yang bikin kita seakan kesel, aneh, gak masuk akal, bahkan lucu karena tingkah laku pemerintah. Menurut gue ya wajarlah namanya banyak orang Indonesia yang ingin Negara ini bisa jadi kayak Negara lain. Toh, manusiawi kan namanya. Rasa iri akan kehebatan Negara lain, yang Negaranya bisa ini, bisa itu, blah blah blah.
Gue dan orang lain mungkin pernah berucap "Coba Indonesia bisa kayak negara ini, atau warga negara Indonesia bisa kayak warga negara lain". Lalu ketika gue berbicara seperti itu, orang2 sekitar gue pasti bilang "dimana rasa nasionalisme lo". Hey, gak perlu jadi orang yang munafik, kita semua emang orang Indonesia dan pastinya kita cinta, tapi pasti ada deh di hati kecil kita semua supaya Indonesia bisa jadi lebih baik. Nasionalis kan bukan dilihat dari omongan, atribut, nge-twit atau apalah.

Fakta lainnya aja banyak warga negara Indonesia yang mengidolai superstars dari Inggris, Hollywood, Bollywood, Korea, Jepang, Jamaika, Nigeria atau orang2 hebat dari negara lainnya. Ya wajar orang Indonesia gak punya sosok yang patut menjadi panutan di bidang politik dan kenegaraan. Banyak yang lebih menghabiskan waktu dengan kesenangan dengan mengidolai bintang pujaan mereka daripada memikirkan tentang politik di negeri ini. Gue cuma beranggapan bahwa rasa iri itu hanyalah sebuah rasa yang manusiawi dalam manusia.

Dan tentang partai politik yang berkuasa di negara ini, lalu bagaimana sosok independen yang ingin berkecimpung di dunia politik tapi gak pengen masuk ke partai politik? Gue yakin banyak orang independen di negara ini yang punya idealisme yang hebat tapi jadi mundur dan gak berani berkecimpung di dunia politik karena gak pengen masuk partai politik.

Banyak lagi orang hebat di negara ini yang malah seakan lebih "dihargai" di negara lain daripada di negara sendiri. Dan ketika seakan-akan orang bule yang tinggal di negara ini, malah diagung2kan dan dibanggakan. Lihat saja fakta di televisi kita. Betapa bodohnya kalo dipikir, mereka itu kan bule yang gak laku dan gak kepake di negaranya, tapi kenapa di Indonesia bisa jadi orang yang hebat!

Gak akan ada habisnya nih kalo mau bahas ini negara, intinya adalah rasa iri dengan negara lain itu adalah harusnya bisa dijadikan patokan. Rasa iri karena ingin menjadi seperti mereka, ambil sisi positifnya.
Finally, banyak sistem yang harus dirombak, dan butuh waktu untuk membuat negara ini menjadi negara yang sekuat macan.

Ya maksud gue sih bukan malah menjadi gak bersyukur atau gimana, intinya maksud gue itu, ya ambil sisi positif dari negara lain dan kembangkan di Indonesia.
 .
*yasudah makan dulu sana*







Sebuah pengalaman (Anak Punk Di Bandung)

Selasa, 27 Maret 2012 · Posted in

Sebenernya ada tugas dari dosen gue di kampus, yaitu mata kuliah Komunikasi Antar Personal. Dosen gue ngasih tugas yaitu disuruh mewawancarai orang yang istilahnya 'beda'. Ya boleh public figure atau orang-orang yang unik gitulah. Contohnya misalnya ada temen gue yang mewawancarai Artis.
Nah gue mikir, masa gue harus nyari artis juga, atau gue harus mewawancarai Pak RT, Pak Lurah, gak menantang banget. Ya jadinya gue mutusin untuk mewawancarai anak Punk di Bandung yang berprofesi sebagai pengamen di lampu merah di daerah Tegalega. Gue pernah denger, katanya anak Punk itu baik-baik, dan gue penasaran aja dengan hal itu.
Kata temen gue, di daerah Tegalega banyak anak Punknya, nah tadi pagi gue kesana dan setelah muter-muter akhirnya gue ngeliat mereka di taman daerah Tegalega itu. Terus gue samperin deh. Gue bilang ke mereka dan terjadilah percakapan antara gue dan mereka.

Gue : Maaf a' saya ada tugas dari dosen saya boleh foto sama kalian?
Salah satu anak Punk : Gak deh kalo foto mah, ntar diPublish ke media.
Anak Punk yang lain : Iya. Media mah suka melebih-lebihkan.

Pertamanya emang gue ditolak mentah-mentah, tapi mereka nolak dengan nada yang sopan. Nah gue salut dengan nada bicara mereka yang sopan itu. Mereka nolak gue itu karena gue dikira Wartawan sama mereka, yang akan mempublish mereka ke media.

Dalem hati gue bilang "saya baru calon Wartawan, hahay".


Ya gue jelasin deh ke mereka, "saya gak akan publish ke media kok, saya masih Mahasiswa, ini hanya tugas seorang Mahasiswa, dan saya juga janji gak akan publsh ke media kok". Mereka tetep aja takut setelah gue bilang gitu, mungkin mereka takut gue bohong. Ya gue tetep aja jelasin ke mereka, gue gak akan publish ke Media. Dan berkat usaha gue untuk merayu mereka, akhirnya mereka mau juga foto bareng gue.


Jeeeeng Jeeeeeng Jeeeengggggggg.
Lihat akhirnya mereka mau foto sama gue. Perjuangan merayu mereka tidak sia-sia. bweheehe. Emang sengaja agak gue blur sih, gak enak sama mereka.

Sebelum gue lanjutin, gue mau bilang dulu mereka itu takut dengan media yang suka berlebihan, gue tegasin disini kenapa gue muat ke blog gue karena gue respect sama mereka bukan untuk mencari hal yang lain.

Oke lanjut, mereka kan ngamen di Bandung, walaupun penampilan mereka yang terlihat urakan, mereka punya sisi yang patut dicontoh. Gue pernah baca satu blog yang penulisnya penganut Punk, bahwa kebanyakan  prinsip anak punk adalah "Tidak ingin bergantung dengan orang lain". Yang bisa gue petik maksud dari kutipan itu adalah : mereka hidup mandiri dengan tidak menyusahkan orang sekitar. Dan menurut gue itu dewasa banget. Lagian ngamen itu kan halal, daripada para koruptor yang memakai baju yang bagus tapi nyari duit dengan cara yang haram. So, jangan melihat mereka dari penampilannya aja, ambil sisi kedewasaan dari mereka. Maksud mereka tidak ingin bergantung dengan orang lain ya mungkin mereka tidak ingin merengek-rengek ke orang tua, atau tidak ingin manja dengan orang tua mereka.

Jadi buat para masyarakat jangan menganggap mereka sebelah mata, mereka itu sosok yang ada nilai positifnya, gue aja ampe merinding setelah mikir ini. Mereka gak pernah buat onar dan kerusuhan, kalo ada anak Punk yang buat onar itu adalah anak Punk yang pengecut.

Yang bisa gue ambil dari pengalaman ini adalah :

  • Gue seneng dengan nada bicara mereka yang halus dan sopan. Gue salut dengan hal ini. Jempol!
  • Tantangan yang gue buat untuk diri sendiri berhasil gue lakuin, dan gue dapet kepuasan untuk diri gue sendiri.
  • Anak Punk itu baik2 lho.

Gue ngerasa seneng bisa berhasil berinteraksi dengan mereka, gak tau kenapa. Ada semacam kepuasan tersendiri. 
Tantangan yang gue buat untuk diri sendiri berhasil gue lakuin, ya ngerasa puas dah gue.

Dan semoga tulisan sederhana ini bisa membuka mata masyarakat, dan semoga kita semua bisa ambil sisi positif dari mereka. 

Hidup di zaman sekarang

Senin, 26 Maret 2012 · Posted in ,

Menjadi manusia yang kehidupan remajanya tumbuh di dunia digital dan modern atau teknologi yang semakin canggih, sebenernya ya bisa dibilang asik atau dapet buanyak banget kemudahan.Tapi gue pernah mikir gara-gara gue pernah denger ada percakapan antara sesama orang yang sudah tua atau orang yang kehidupan remajanya belum ada TV, internet, dan teknologi lainnya atau apalagi lah lainnya yang disukai oleh anak muda zaman sekarang.

Sebut saja mereka berdua Jambrong dan Jarot
Jambrong : Zaman kita dulu muda sebenernya enak juga kalo saya pikir ya Bung, karena dulu belum ada TV, internet atau lainnya.
Jarot : Iya, karena zaman kita dulu belum ada apa2, ya kerjaan kita ya cuma belajar aja.
Jambrong : Haha, kerjaan kita dan rata-rata anak seusia kita ya belajar dan kerja, ya abis mau ngapain lagi.
Jarot : Hehe. Betul Bung, kite gak ada kerjaan, makanya belajar mulu kite yaak.
Jambrong : beda dengan zaman sekarang yang udah banyak kemajuan, jadinya banyak remaja yang seneng berinteraksi dengan TV, internet, dll.
Jarot : Iye Bung, mereka jadi terganggu bahkan seakan lupa waktu untuk belajar.
Jambrong : Ya kite bersyukur aja deh ya, zaman kite dulu belum ada yang begituan.
Jarot : Hehe. Toss dulu ah Bung!
Jambrong : Toss!

Nah, penyebab gue dan anak-anak muda lainnya yang pada males belajar ya karena dampak perubahan zaman dan kemajuan teknologi.
Misalnya aja begini, misalnya besoknya ada tugas yang harus dikumpul pada pagi/siang hari, ketika malemnya udah niat untuk buat, tapi seketika inget ada acara TV yang disuka, pastinya ya ditunda buat tugasnya dan akhirnya nonton dulu. Atau gak lagi nyari tugas secara online, tiba-tiba malah buka yang lain, atau gak nemuin bacaan yang bikin betah buat dibaca. Makanya wajar kali ya orang zaman dulu kebanyakan pada pinter, bahkan jenius bisa bikin ini, bisa bikin itu, bisa bikin anu, bisa bikin ani. Coba kalo dipikir ya bener banget kata si Jambrong dan si Jarot. "Zaman dulu mau ngapain lagi selain belajar"


Btw, hidup di zaman sekarang emang enak dengan adanya teknologi yang canggih dan bisa memudahkan apa yang diinginkan sama kita, tapi di sisi lain ada juga sebenernya yang bikin waktu belajar jadi terganggu atau kite sebagai manusia jadi sibuk dengan hal-hal yang kita sukai.

Misalnya mau bikin tugas tinggal ketik doank di Google, mau beli barang tapi tempatnya jauh, sekarang bisa beli secara online. Mau ngeliat negara lain yang keren tinggal buka Youtube. Mau denger lagu baru tinggal download.

Menikmati perkembangan zaman memang harus ada rasa tanggung jawab juga ya ternyata, tanggung jawab dengan diri sendiri sesuai dengan apa kewajiban kita, jangan sampe menghabiskan waktu dengan hal-hal yang kita sukai terus, ya walaupun susah (Bijak gak gue bro)

Tumbang

Kamis, 08 Maret 2012 · Posted in

Setelah berkutat lama dengan insom yang menyayat tubuh, minum kopi yang menggebu-gebu dengan 3 sampai 4 gelas per hari. Akhirnya badan ini tumbang juga dengan pola hidup yang tidak sehat.
Pantesan beberapa hari ini ngantuk mulu, lemes aja bawaannya. Udah itu diare lagi.
DAMN!
Berhenti ngerokok sementara, berhenti ngopi sementara, minum obat, makan nasi teratur, minum air putih yang banyak, dan berhenti mengidolai Agung Hercules, biar cepet sembuh dan bisa sehat kembali.
Kirain insom gue berakhir, eh gak taunya mau sakit. Jawaban dari pertanyaan gue di postingan gue sebelumnya terjawab.

Tidur Lagi Bray!
Close Blog
Close Winamp
Shut Down
Touchdown Kasur

Insomnia Ini Berakhir?

Minggu, 04 Maret 2012 · Posted in

Beberapa hari ini gue gak ngerasa insomnia seperti biasanya. Udah beberapa hari tidur dibawah jam 12 malem. Gak kayak dulu yang baru bisa tidur sewaktu berbarengan dengan adzan subuh berkumandang, kalo gak baru bisa tidur ketika anak-anak sekolah berangkat ke sekolah. Dan gak tau kenapa juga belakangan hari ini lagi males ngapa2in. Aneh!
Pengennya tidur-tiduran aja di kasur dan bawaannya pengen males2an aja. Tidur, ngerokok, ngopi, tidur2an.
Ini aja baru jam 11 udah nguap-nguap gue. Apa insomnia ini berakhir ya? Lagian gue emang harus bisa tidur teratur, supaya bisa masuk kuliah pagi dan bisa ngejaga kesehatan dikit-dikit.

Dulu gue suka kesel sendiri ketika gue insom, eh sekarang gue malah kangen begadangan lagi. Kangen dimana masih seger ketika malem mau menuju pagi.
Di malem hari kebanyakan gue bisa nemuin mood untuk segala hal, entah itu, nulis blog, nulis yang lain, membaca, mencari sesuatu hal yang gue belum tau, buat tugas, merenung, mikir, ngayal, dan hal lain yang gue suka.
Beda banget kalo ketika pagi, siang, dan sore gue males banget mau ngapa2in.
Di pagi buta gue bisa ngerasa tenang, sunyi, sejuk, mood yang bagus.

Seandainya insomnia gue berakhir apa gue harus kehilangan waktu dimana gue ngerasa tenang dan ngerasain mood yang bagus?
Dan gue cuma mati suri aja di kasur?

Apa ini mungkin suatu petunjuk agar gue bisa manage waktu? Disuruh memanfaatkan waktu ketika siang hari, dan ketika malem digunakan untuk tidur dan istirahat?

Entahlah.

Yaa tinggal nunggu beberapa hari ke depan deh.


Khayalan Masa Kecil

· Posted in , ,

Sewaktu masa kecil dulu pernah ngebayangin masa depan nanti ketika gue udah bekerja. Sering banget ngebayangin jadi pria yang rapi dengan memakai jas. Jas nya yang warna item, ya seperti ala-ala mafia gitu deh. Serba Hitam. Ya walaupun pengen penampilan seperti mafia, tapi ya harus kerja di kantor yang halal lho kepengennya, gak pengen jadi mafia beneran, gayanya aje yang kayak mafia.

Kerja di dalem kantor yang punya ruangan sendiri yang besar dan dingin, punya sekretaris pribadi yang sexy dan sekretaris itu yang mengurusi segala macem urusan gue dengan partner-partner rapat gue. "Maaf Pak, udah ditunggu di ruang rapat"
hahaha.

Lalu ketika ada waktu senggang di dalam ruangan gue yang besar itu, gue suruh sekretaris gue masuk ke ruangan. Sekretaris gue pun dateng ke ruangan dengan mengetuk pintu ruangan gue terlebih dahulu.

Sekretaris : iya Pak? ada yang bisa saya bantu?
Gue : mmh. kamu bisa gak nari perut depan saya?
Sekretaris : Aduuuh Pak. Saya gak bisa pak.
Gue : Ya dicoba dulu dong, gimana sih kamu ini, dicoba aja belum udah bilang gak bisa aja!
Sekretaris : Tapi Pak, saya emang gak bisa nari, apalagi nari perut(dengan nada bicara yang memelas)
Gue : eits! Mau saya potong gaji kamu?! *ngancem*
Sekretaris : Iya Pak, iya pak saya coba pak. Tapi Bapak jangan ketawain saya ya?
Gue : Iya, saya gak akan ngetawain kamu.
Sekretaris gue langsung menari perut depan gue.

*Tiba-tiba ruangan tersebut menjadi panas*

Hahahanjing!
INI HANYA BERCANDA.
Ya tapi kalo jadi kenyataan ya gpp juga sih. hahaha.



Gerising

Jumat, 02 Maret 2012 · Posted in

Hidup di dalam lingkungan yang diisi oleh manusia-manusia yang mempunyai sifat "BANYAK OMONG" memang sangat sulit untuk dihadapi. Ketika sebuah keadaan menuntut untuk masuk dalam lingkungan tersebut. Yang bisa dilakukan hanyalah berpikir dan berusaha untuk tidak menjadi seperti mereka. Cari muka sana-sini, membanggakan diri sendiri, membusungkan dada, rasa percaya diri yang besar, bacotan yang selalu keluar dalam mulut berupa sebuah kalimat yang berisi :
"kayak gue donk" (berbicara sambil menepuk dada)
"ah, seharusnya bisa jadi seperti gue"
"gue punya ini-itu"
Cuih!

Bacot yang dikeluarkan dengan lantang dan percaya diri kepada orang sekeliling. Menakjubkan!

Mereka bilang itu menakjubkan, bagi saya itu menjijikkan!



Entah apa ini namanya?

Minggu, 19 Februari 2012 · Posted in ,

Saat kau melirikku, dan di saat aku membalas lirikanmu. Seakan-akan kita berdua berharap agar mata kita dapat saling menatap dari dekat dan kita sudah saling mengenal.
Bukan dengan cara seperti ini, mencuri-curi kesempatan ketika aku tak melihatmu agar bisa menatapku dari jauh.
Begitupun aku, yang selalu mencuri lirikan ke matamu.


Mata kita seakan bertemu, bertemu di sebuah rasa yang sama.
Sebuah rasa yang bernama rasa malu yang menjadi tembok penghalang antara kita.




- Sudah-
(Bandung, 2012)



Antisipasi lapar tengah malam

Kamis, 16 Februari 2012 · Posted in ,

Hey ada tips sedikit bagi orang2 yang suka ngerasa lapar tengah malam. Banyak yang berpikir :  ah, makan tengah malem bisa bikin gendut. Tapi kalo udah laper apa boleh buat. 

Kalo gue kadang2 suka banget kelaperan tengah malem, pengen makan nasi tapi gak srek. Ya kalo makan nasi tengah malem itu terlalu berat porsinya, dan gue milih makan mie goreng jumbo(dua bungkus).
Mie selain murah(maklum harus hemat) dan rasanya enak banget menurut gue. Coba mie itu bergizi atau punya vitamin apa gitu misalnya, gue yakin orang2 di dunia ini pasti menkonsumsi mie setiap hari.
Gue sekali makan mie goreng itu dua porsi atau 2 bungkus. Kalo satu bungkus itu tidak teraso kenyangnyo yo.
Nah jadi selain penghematan isi dompet karena harga mie yang murah meriah, lagian ngapain juga makan yang berat2 porsinya seperti makan nasi. Kalo makan nasi ntar jadi gendut, pipi tembem dan perut jadi buncit. Kata Dr. Azhari sih gitu.

Ini hasil kreasi sendiri lho, hebat ya saya! Keren!
(Padahal masak mie nya standar banget)
Payah!

Tapi ini dibuat dengan hasil keringet sendiri, yang katanya sih kalo makan hasil dari keringet sendiri rasanya lebih nikmat. Tapi menurut gue itu istilah yang absurd dan seakan-akan terlalu bijak banget. 
Sekarang gue mikir, Mie goreng ditambah keringet, ya jadinya gak enak dong mie gue, udah capek2 buat malah jadi asin mie nya gara2 dibuat pake keringet. 

Oke, siapkanlah mie sebagai antisipasi lapar tengah malam. Harga murah meriah. Coblos Mie Goreng! Coblos! Hanya Mie Goreng yang mampu membuat lapar anda terantisipasi dengan nikmat. Dan tidak perlu kehilangan uang yang banyak. Pilih Mie Goreng! Pilih!

Asal jangan setiap hari ya makan Mienya, nanti ususnya mendadak disko.
Kalo lagi pengen aja makannya.

Oke gue mau lanjut makan mie di gambar itu. Cya!



Gak masuk kuliah pagi

Rabu, 15 Februari 2012 · Posted in

Hari ini adalah hari pertama gue masuk pagi buta di semester 4 tepatnya jam 7. Baru tidur sewaktu adzan Subuh dan harus kuliah jam 7 pagi. Gila! Rasanya itu kayak... kayak.. kayaak, yaaa kayak lagi begadang terus harus bangun pagi(apa sih).
Udah gue paksain tidur di waktu normal. Tapi tidurnya itu yang kata orang2 dikenal dengan istilah tidur-tidur ayam. 'Entah kenapa istilah ini sebutannya tidur-tidur ayam, gue juga gak tau artinya apa'
Ya tidur bentar terus bangun, tidur bentar terus bangun lagi, gitu2 aja terus sampe Adzan Subuh. Biasanya gue minum kopi setiap hari, gue udah coba vakum minum kopi hari itu, tapi tetep aja susah tidur cepet.

Ada apa gerangan dengan diri ini!!

Dan akhirnya gue gak kuliah pagi tadi, dan gue cuma masuk yang jam kedua yaitu jam 10. Dan yang lebih kesel ketika bertanya dengan temen kampus gue, "bertanya dengan mata yang sembab dan nada ucapan yang seolah2 memelas".
Gue            :   Bro, tadi pagi ada dosennya gak?
Temen gue :   Ada Bri (Bri adalah Panggilan terbaru dari panggilan Bro) 
Gue            :   Anjrit!
Temen gue :  Dosennya dateng On Time lagi.
Gue            :  Emang dosennya killer ya?
Temen gue : Orangnya santai gitu sebenernya tapi peraturannya ketat.                                  Kalo gak masuk 3x gak akan??
Gue            : Gak akan apa? (Penasaran)
Temen gue : Gak akan dikasih nilai yang bagus sama dia.
Gue            : (Merenung di depan jendela)

Gue langsung merenung depan jendela setelah denger kata temen gue tadi, dan gue mikir " Ini dosen pasti ketat banget, pasti absen di cek sama dia, dan gak ada lagi cara curang nitip absen sama temen kelas".
Gimana caranya biar tidur cepet ya? gue jadi takut kejadian ini akan terulang kembali.
Kampret!
#NowPlaying Efek Rumah Kaca - Insomnia

Ya ampun susahnya tidur cepet, gue cuma berharap insom ini bisa gue atasi .
SEMOGA BISA TIDUR CEPET DAN BISA BANGUN PAGI DENGAN TUBUH DAN JIWA YANG SEGAR. AMIEN (MAAF CAPSLOCK LAGI RUSAK)

Masuk ke Semester Empat

Selasa, 14 Februari 2012 · Posted in ,


Tadi siang adalah hari pertama gue masuk kuliah di semester 4. Gue berharap banget gak ada yang masuk pagi di semester ini. Dan ternyata, sial ada 3 hari yang masuk jam 7 pagi. Walaupun cuma 3 hari yang masuk pagi buta tapi tetep aja menyiksa buat gue. 
Yang masuk pagi itu hari Senin, Rabu dan hari Jumat. Gue udah ngebayangin gimana kalo insom gue kambuh. Bah, pastinya juga absen gue bolong2 ntar. Seandainya juga kalo gue paksain buat kuliah pagi, gue pasti nguap-nguap dan pinggang gue ngerasa kayak ada yang mukul-mukul.

Sebenernya enak masuk pagi, Bandung di pagi hari itu cuacanya masih enak banget, tapi percuma nikmatin cuaca Bandung di pagi hari kalo gue nya kurang tidur. Ya sama aja bohong. Haah!
Semester 4 ini gue sama kayak semester 3 kemaren, ngambil 24 sks. 
Nasib Mahasiswa yang punya kewajiban ngambil 24 sks. Kata temen-temen gue sih ya gpp sekarang kuliahnya padet tapi ntar semester berikutnya bisa santai.

Gak kerasa banget udah 4 semester gue kuliah, cepet banget waktu ini berjalan. Katanye sih waktu kerasa cepet banget karena kiamat sebentar lagi. 
*Tiba-tiba gue jadi merinding denger kata kiamat*

So far kuliah gue sih asik-asik aja sebenernya, gue gak pernah ngeluh tentang kuliah gue, gak kayak orang-orang di Twitter.


Ya seperti twit gue di atas. Gue bingung kenapa banyak mahasiswa yang suka ngeluh di Twitter. Bilang kuliah itu semacam derita dalam kehidupan mereka. Kerjaannya ngeluuuh terus di Twitter. Kalo emang kuliah jadi derita buat kehidupan mereka, kenapa mereka gak berhenti aja kuliah?
Susah amad kan ya tinggal berhenti aja, kalo udah gak ngerasa nyaman ya tinggalin.

Bukan gue sok paling bener, cuma ngerasa aneh aja gitu lho.

Gue emang ngerasain kuliah emang berat, ya tapi emang harus dijalanin juga. Udah milih kuliah ya harus tanggung jawab sama jalan yang udah di pilih.
Kehidupan emang kadang enak, kadang gak enak, kadang seneng, kadang bete. 
Fyuhh, apa ini ya yang namanya proses kehidupan?
Kalo lagi kesurupan malaikat sebelah kanan pasti jawabannya : 'ya nikmatin aja semua prosesnya'.
Kalo lagi kesurupan malaikat yang sebelah kiri pasti bilang : 'kampreeeet!!!!!!


Kehidupan oh kehidupan.


Sepakbola itu GAIRAH bukan Update Twitter atau Bio Twitter

Senin, 30 Januari 2012 · Posted in


Gue pengen ngomongin hobi gue ini, sebelumnya maaf gue make gambar pemain bola idola gue ketika Beckham masih di MU. Ya dengan memakai kostum ini gue suka banget sama dia. Wah terlalu idealis ya, padahal kan mau bahas bola dan Twitter. hehehe.

oke langsung ke topik !

Fenomena sepakbola sekarang menurut gue pribadi menjadi lebih rame para penggemarnya dan lebih heboh daripada beberapa tahun ke belakang. 
Terasa aneh sebenernya padahal pendapat gue bola itu seru beberapa tahun ke belakang lho, daripada 3 tahun belakangan ini.
Ya pokoknya tepatnya sekitar belum adanya klub2 bola yang mendadak kaya raya karena diakuisisi oleh konglomerat, atau belum adanya zaman Twitter atau fenomena Timnas Indonesia yang lagi naik daun karena adanya faktor pemain naturalisasi.

Seperti yang gue bilang di judul posting ini, sepak bola itu gairah.
Zaman sekarang banyak orang yang ngaku jadi pencinta sebuah klub sepakbola tertentu, dan faktanya pengakuan mereka lontarkan ke Twitter mereka. Bilangnya Barcelonista, Manchunian, Interisti, Liverpudlian atau yang lainnya. Tapi kenapa baru sekarang mereka mengakui itu dan dijadikan BIO DI TWITTER MEREKA.

Boys and Girls sadari lah bola itu passion bukan buat update di Twitter atau di tulis di bio Twitter lo. Contoh  misalnya Barcelona sedang main, dan di Twitter pasti muncul : "ayo Barca, ayo Messi" .
Bah, inilah semacam orang2 yang bisa di bilang suporter dadakan.

Bola itu bukan buat ikut2an orang, atau supaya biar dianggep ngerti, atau buat yang cowok bukan buat di anggep 'cowok'.
Kalo pada ngaku sebagai suporter klub bola tertentu, tau gak sejarah klubnya gimana, apa aja beberapa tahun belakangan yang terjadi dengan tim bola favoritnya, sesuai dengan tim favorit yang di tulis di bio Twitternya.

Banyak banget yang jadi suporter dadakan, padahal bola itu serunya beberapa tahun lalu, ya gue ambil fakta klub yang punya fansnya banyak ya otomatis klub itu adalah klub besar, pemain zaman dulu itu menurut gue lebih keren daripada pemain2 sekarang, yang ngikutin bola dari dulu pasti pada setuju sama gue.

Ada zamannya Cantona, Beckham, Henry, Ronaldo, Rivaldo, Zidane, Figo, Rui Costa, Ronaldinho, Schmeichel, Shevchenko, Vieri, Bergkamp, Shearer, Owen, Bierhoff, Boban, Weah, Recoba, Morientes, Fowler, Sheringham, Kluivert, Davids, Roberto Carlos, Suker, dan masih banyak deh yang keren.

Men mereka lebih keren permainannya daripada para pemain sekarang, ya bukan maksud gue membandingkan pemain, pastinya tiap pemain berbeda dan punya kelebihan dan kekurangan masing2.
Klub besar zaman dulu juga para pemainnya lebih keren2 daripada klub sekarang, pastinya yang ngikutin bola dari dulu pasti setuju.

Jangan jadi suporter dadakan guys, lebih baik carilah kesenangan lain yang memang kalian suka.
Jadilah diri sendiri.
Dan ada lagi yang bikin gue gak ngerti, ada orang yang berubah2 tim favoritnya. Ada yang jagoin ini, tiba2 berubah karena tim yang di sukain nya gak pernah juara atau lagi jelek permainannya, dan ada lagi yang pindah klub favorit karena temen2nya atau orang2 di sekelilingnya suka dengan sebuah klub, lalu orang ini akan suka dengan klub tersebut.
Men, di mana rasa idealis lo. Payah.

Dan sepakbola itu bukan dengan atribut-atribut yang di pakai sebagai identitas seorang suporter, tapi jiwa suporter muncul dari hati.

Quote : Sepakbola itu karena gairah dan jiwa yang memang menyukai, bukan karena ikut2an atau karena alesan bodoh lainnya.




Evolusi...

Sabtu, 28 Januari 2012 · Posted in



Gue gak tau persis apa arti dari kata evolusi, yaah gue ambil aja begini arti dari evolusi adalah perubahan. Pernah gak mengamati orang-orang di sekitar kita, seperti temen2 dan orang yang kita kenal lainnya. Gue ambil contoh begini, udah lama gak ketemu dengan temen SD misalnya, pasti dia sekarang sudah banyak berubah. Dari fisik, penampilan, bahkan sifatnya, yang kata orang2 sifat seseorang itu ada melekat dalam diri seseorang tersebut dari ia lahir sampai ia mati kelak.

Gue gak setuju dengan hal tersebut, semua orang di dunia ini pasti bisa berubah. Orang baik bisa jadi jahat, orang jahat bisa jadi orang baik.
Ternyata orang bisa berubah itu bisa karena terpengaruh dari pergaulan dan dari lingkungan sekitarnya dan menurut gue yang paling berpengaruh dalam perubahan manusia itu adalah karena KEADAAN.

Seseorang yang berubah karena keadaan bisa berubah drastis, misalnya keadaan keluarga yang berubah, keadaan dimana kesadaran dirinya bahwa ia harus bisa jadi ini jadi itu. 
Seorang Ustad bisa jadi orang yang di benci karena ia gak bisa mengendalikan keadaan, dan seorang preman bisa jadi seorang Ustad karena sebuah keadaan pula.

Begitu banyak  di sekeliling gue yang berubah karena keadaan, ada orang yang awalnya adalah orang yang baik karena sebuah keadaan orang tersebut berubah menjadi sosok yang angkuh dengan keadaan yang ia miliki sekarang.
Ya tapi sebenernya ini manusiawi, ya lebih baik jadi orang jahat dulu baru ntar jadi orang baik, daripada yang awalnya baik menjadi berubah karena gak mampu mengatasi sebuah keadaan.
Dan ujung2nya gak bisa bahagia dan dijauhi oleh orang sekitar, dan di dekati oleh orang2 karena yang mendekatinya hanya ingin memanfaatinya. 

Jika ada yang nyasar ke blog ini dan membaca ini, mari doain gue agar gue jadi orang yang baik dan gak jahat. Bwehehehehehe.


















Misteri Hilangnya kolor

Senin, 23 Januari 2012 · Posted in ,


Gue bingung sebingung-bingungnya, bingung kayak seorang pengangguran yang pengen nyari kerja, mungkin ini lebih membingungkan. 
Kenapa?!

Sebenarnya hal yang simple, tapi kalo diteliti ini adalah hal yang patut diselidiki dan harus dicari kenapa hal ini terjadi.
Kolor2 gue pada hilang!! Sebenernya gue gak pernah ngitungin berapa jumlah kolor gue, ya kalo gue ambil cara cepetnya kolor gue itu ada sekitar, mmmmh mmmmmh, ya sekitar 6879 biji, ya emang sedikit sih cuma segitu.

Sewaktu gue dirumah dan abis mandi, gue bergegas pergi ke kamar(gue ke kamar dengan handuk yang terikat di pinggang layaknya orang yang baru selesai mandi). Setelah itu gue mengacak-ngacak kamar gue, gak ketemu2 dengan kolor yang masih layak pakai. Ah! gue kesel cuman ketemu dengan kolor yang udah kendor dan udah bolong2 di bagian belakangnya, itu kan kolor yang gak SNI.

Ini tidak terjadi sehari, tetapi sering banget. Gue merasa aneh, tapi ini nyata. Dan ini pun terjadi ketika gue udah pindah ke bandung. Di kosan gue yang lama pun hal ini terjadi, begitupun dengan setelah gue pindah kosan.

Pertanyaan mengapa kolor2 ini pada hilang dan jumlahnya menjadi berkurang terus berputar-putar di benak gue, kemana perginya kolor gue, pergi tanpa pamit terlebih dahulu. Apa ada ya orang yang maling jemuran cuma kolor doank? kalo emang ada yang mau maling, gue mau bilang gue bukan artis, ngapain itu maling ngambil kolor gue. Apa ada semacam tuyul atau babi ngepet yang menjadi sindikat pencurian kolor?

Dan gue yakin banyak banget orang yang senasib sama gue, kalo ada yang senasib ayo kita selidiki bareng2. Biar rasa penasaran ini hilang dan tau kenapa kolor2 pada hilang begitu saja.
Misteri ini sulit untuk dipecahkan, semacam konspirasi yang akan menjadi misteri hingga bertahun2 lamanya.


Aneh tapi nyata
Misteri hilangnya kolor tidak akan terpecahkan.
Mungkin butuh bantuan dari paranormal ternama di Indonesia yaitu Ki joko Stupid.


The end












Kisah Seorang Kakek Yang Tragis

Senin, 02 Januari 2012 · Posted in



Sebelum gue cerita tentang kisah seorang kakek yang tragis, gue bakal ngasih tahapan usia hidup manusia dalam 20 tahun. 

20 tahun yang pertama adalah dimana seorang manusia tugas utama nya adalah untuk BELAJAR, kita ambil bahwa dalam usia 20 tahun pertama dalam hidup adalah untuk belajar. 20 tahun tahap kedua yaitu sekitar usia 30 sampai 40 tahun tugas utama didalam usia tersebut adalah untuk BEKERJA. Lalu buat tahap usia 20 yang ketiga adalah sekitar umur 50 sampai 60 tahun keatas, tugas utama manusia dalam usia tersebut adalah untuk memikirkan KESEHATAN.

Nah ada kisah kakek yang bernama Pablo Toing Van Tulan (Nama imajinasi gue buat kakek ini) Kakek ini sekarang berusia 89 tahun, tetapi ia merasa umur nya masih 7 tahun bahkan ia merasa ia tidak pernah hidup.
Kenapa oh kenapa?!

Bukan karena ia merasa masih muda, atau ia masih merasa unyu2 seperti ABG, atau bukan karena ia merasa masih kuat joget shuffle. Tapi karena ia menyesal telah menghabiskan tahapan usia 20 tahun dengan sia-sia. Tahapan pertama ia menghabiskan waktu nya untuk tidak belajar dengan baik, tahapan kedua ia tidak bekerja dengan sungguh-sungguh, tahapan yang ketiga ia tidak memikirkan kesehatan nya. Sehingga di usia tua nya ia hidup dengan dikejar-kejar oleh rasa penyesalan di masa lalu.

Di masa tua nya sekarang hanya diisi dengan rasa penyesalan dan kehidupan di masa tua nya yang menyedihkan. 


Amit amit dah jangan sampe kayagitu.
*langsung zikir*






Dewasa itu seperti jerawat

Minggu, 01 Januari 2012 · Posted in

Bukan, ini bukan jerawat gue, sumpah Demi Allah bukan gue. Gue ambil gambar ini di Google.


Kenapa gue bilang dewasa itu seperti jerawat. Karena menurut gue kedua nya bisa muncul dan bisa hilang dalam manusia.

Jerawat bisa muncul karena faktor waktu dan faktor membersihkan muka, dan bisa hilang ketika waktu itu telah hilang dan rajin membersihkan nya.
Nah begitupun dengan kedewasaan manusia, bisa muncul dan bisa hilang. Dewasa itu kan sifat bukan dilihat dari umur. 
Dewasa itu bisa muncul dalam diri seseorang dilihat dari bagaimana ia menyelesaikan masalah nya. 
Begitupun dengan jerawat bisa muncul kalo seseorang gak bisa merawat wajah nya atau membersihkan jerawat nya dengan teratur.

Kedewasaan pun bisa hilang jika seseorang gak bisa mengatur tingkat pemikiran nya dan emosi nya untuk apa yang sedang terjadi dalam diri nya ataupun masalah yang datang kepada nya.
Ya sama aja kayak jerawat bisa hilang dengan membersihkan muka secara teratur.
Semua manusia itu menurut gue gak ada yang dewasa. Dewasa itu sifat bukan umur, dilihat dari bagaimana manusia tersebut menjalani hidupnya dan dilihat dari bagaimana ia menyelesaikan masalah nya. 

Seorang anak kecil menurut gue bisa jadi dewasa apabila ia mempunyai sifat2 tertentu yang membawa nya menjadi dewasa, begitu juga dengan orang tua bisa menjadi seperti anak kecil yang bau kencur apabila sifat nya yang membuat nya menjadi seperti anak kecil.

Gue bilang dewasa itu dilihat dari sifat seseorang menjalani hidupnya dengan hal2 yang baik, bukan dilihat dari umur apalagi penampilan nya.
Dewasa itu bijaksana. 
Bijak dalam segala hal, bisa menerima masalah dan bisa dengan secara bijak menyelesaikan nya. Bijak itu kesadaran diri bahwa masalah datang karena untuk mengukur tingkat kedewasaan nya. 
Dan menyelesaikan masalah nya pun karena hasil kebijaksanaan bukan dengan cara menggerutu atau pasrah.

Menjadi dewasa itu susah, menjadi orang yang bijak pun susah. Manusia biasa pasti pernah kekanak-kanakan.
Tapi menurut gue sedikit-sedikit menjadi dewasa ya bisa, tergantung dari pilihan nya bagaimana menjalani hidup.
Mau menjadi orang yang mau berusaha dan bersyukur, atau mau menjadi orang yang pasrah, menggerutu, atau sombong.

Kutipan gue : "orang bijak gak pernah ngaku ia adalah orang yang bijak, tetapi kebijaksanaan nya dikeluarkan bukan lewat omongan tetapi dari perbuatan nya.
Kenapa gue bilang manusia itu gak ada yang dewasa, ya karena semua manusia gak luput dari salah mengendalikan emosi nya. 
Punya masalah memang gak enak, dan pasti nya semua manusia pernah kesel dan marah, kesel karena kenapa masalah itu dateng. Pasti nya semua manusia pernah bete. Ya disinilah kedewasaan nya dipertanyakan, bagaimana cara seseorang itu mengendalikan emosinya.

Terakhir dari maksud postingan gue ini, kedewasaan itu seperti jerawat, bisa hilang dan bisa muncul.
Ya walaupun kedua nya bertolak belakang. 

Kita seneng kalo sifat dewasa kita sedang muncul di diri kita, tapi kalo buat jerawat lagi muncul di muka, kita bete. Dan kita bisa pusing banget kalo kita gak bisa menyikapi hidup ini dengan dewasa, atau dengan kata lain ketika sifat dewasa kita hilang. Beda dengan jerawat, kalo jerawat kita ilang kita langsung seneng setengah hidup, eh salah seneng setengah mati.
Walaupun kedua nya berbeda tetapi mereka mirip, Dewasa dan Jerawat.



Udah ah.
 Gue mau bersihin muka dulu. Cailah



Manusia Punya Rencana, Tuhan Yang Menentukan (Kata-kata apa ini ?)

· Posted in



Manusia punya rencana Tuhan yang menentukan. Kata-kata apa ini? 
Ini sebuah kata yang menggambarkan sebuah ujung yang menyatakan untuk PASRAH. Gue mikir gini sebuah rencana yang udah dipersiapkan untuk berhasil tetapi gagal karena Tuhan yang tidak menentukan. 
Berarti secara gak langsung orang2 yang berpikir seperti ini menyalahkan Tuhan karena rencana nya gagal?

Lalu setelah gagal orang2 akan berpikir seperti ini :
"Yaah gue udah berusaha tapi Tuhan tidak mengizinkan"
Berarti pasrah donk lu dengan garis yang sudah ditentukan.
Bukankah kita hidup untuk berusaha bukan dengan pasrah.

Untuk mencapai rencana pendapat gue pribadi, gue harus punya TARGET. Rencana gue buat jangka pendek dan jangka panjang. Ya walaupun gue ngerti buat melancarkan rencana itu gak gampang dan banyak jalan terjal.

Gue sebener nya orang yang cuek, selalu berpikir "biarkan semua ini berjalan sesuai waktunya" tapi kini gue harus punya target. Ya gak perlu muluk-muluk yang penting ada target nya misalnya harus setahun, 2 tahun, 3 tahun dan seterusnya.

Menurut kamus pribadi gue sendiri gue gak setuju dengan kata2 yang gue jadiin di postingan ini.

Lebih baik mempunyai target yang lama, dan menjadi orang yang gagal, toh ujung dari kegagalan adalah sebuah keberhasilan. Daripada harus menjadi orang yang pasrah dan kerjaan nya hanya menggerutu/mengeluh dan berharap keberuntungan dateng.

Kasian sekali orang2 yang kerjaan nya hanya menggerutu dan berharap dateng nya keajaiban dan keberuntungan. 


Target, target dan target!.


Diberdayakan oleh Blogger.